Pernahkan kalian terpikir mengapa seseorang harus menjaga sikapnya saat bekerja? Atau bahkan beberapa profesi mengharuskan pekerjanya menggunakan seluruh waktunya untuk bekerja? Semua keharusan itu berkaitan erat dengan etika profesi.
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, yuk kita bahas lebih jauh tentang etika profesi bareng aku, Habibah Zulfatus Sa'adah sebagai mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer di Universitas Jember.
Sebelum kita membahas mengapa seseorang diharuskan beretika saat bekerja. Kita perlu paham terlebih dahulu Etika, moral, hukum, etiket, profesi, dan profesional, yuk kita bahas apa saja pengertiannya.
Pengertian Etika, Moral, Hukum, dan Etiket
Etika
Etika adalah seperangkat keyakinan tentang perilaku benar dan salah dalam suatu lingkup kehidupan/masyarakat. Etika bisa juga dianggap sebagai perilaku yang diharapkan seseorang oleh suatu kelompok dimana seseorang berada. Contohnya seperti perbedaan kebiasaan makan antara orang Indonesia dengan orang yang tinggal di negara bagian barat, mereka akan saling menganggap aneh/salah.
Moral
Moral adalah keyakinan pribadi seseorang tentang benar dan salah. Seperti halnya etika, moral juga merupakan sebuah perilaku benar dan salah namun terdapat perbedaan dalam lingkupnya, lingkupnya yang terbatas pada pribadi seseorang. Moral seharusnya ditaati oleh siapa saja, sedangkan etika bergantung pada situasi, kondisi, atau tujuan tertentu. Contohnya seperti ketika seseorang terlambat datang ke suatu pertemuan, dia merasa harus mengakui kesalahan dan meminta maaf.
Hukum
Hukum adalah suatu sistem yang memberitahu kita apa yang benar dan salah, serta apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan. Hukum ditegakkan dan dibuat oleh suatu institusi, peraturan yang ada bersifat mengikat dan memaksa. Contohnya, peraturan untuk setiap warga negara wajib memiliki ktp.
Etiket
Etiket adalah suatu perilaku benar dan salah yang hanya berlaku ketika kita sedang tidak sendiri atau terdapat saksi mata. Contohnya, saat kamu sedang makan sendirian sambil mengangkat kakimu keatas kursi itu tidak masalah. Tetapi jika kamu makan sambil mengangkat kakimu ketika bersama orang lain, maka itu akan dianggap buruk/tidak sopan.
Pengertian Profesi dan Profesional
Profesi
Profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian, menggunakan teori ilmiah, serta memerlukan dedikasi yang tinggi dalam bidang tertentu. Suatu pekerjaan bisa disebut sebagai profesi jika memiliki ciri-ciri seperti:
- Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoritis
- Asosiasi profesional
- Pedidikan yang ekstensi
- Ujian kompetensi
- Pelatihan institusional
- Lisensi
- Kode etik
- Status dan imbalan
Profesional
Profesional adalah sebuah sebutan yang bisa mengacu pada dua hal, cara kerja dan seseorang. Profesional dapat digunakan sebagai sebutan untuk kualitas kerja seseorang meskipun pekerjaan tersebut bukan sebuah profesi. Contohnya, seorang penyapu jalan bekerja secara profesional dengan hasil kerjanya yang selalu bersih. Profesional juga dapat digunakan sebagai sebutan untuk seseorang yang menekuni suatu profesi. Contohnya, pilot adalah seorang profesional karena dia memerlukan pendidikan yang khusus untuk menekuni pekerjaannya.
Etika Profesi dan Kode Etik Profesi
Etika Profesi
Etika profesi adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan professional dengan penuh ketertiban dan keahlian dalam melaksanakan kewajiban terhadap masyarakat. Contohnya, seorang bidan yang harus profesional memberi pelayanan yang ramah dan teliti kepada pasiennya.
Kode Etik Profesi
Kode etik profesi adalah sistem norma, nilai dan aturan professional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan apa yang tidak benar serta perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari bagi profesional. Tujuan kode etik yaitu agar professional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya.
Fungsi Kode Etik Profesi
- Sebagai pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan
- Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan
- Mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi
Setelah membaca penbahasan diatas, sekarang pertanyaan-pertanyaan tadi sudah bisa terjawab dong. Jadi, kode etik profesi memainkan peran yang sangat penting dalam memandu perilaku profesional, memastikan bahwa setiap individu dalam profesi tersebut bertindak sesuai dengan standar yang diterima. Dengan demikian, kode etik tidak hanya melindungi kepentingan publik tetapi juga memperkuat kualitas dan reputasi profesi itu sendiri.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar